Tips Menyimpan Daging Jarang Diketahui

0
99

Tips Menyimpan Daging yang Tepat

tips menyimpan daging

Tips menyimpan daging – Daging biasanya kerap disimpan untuk jadi stok bahan makanan saat kamu sedang lapar. Apalagi daging kurban (daging sapi atau kambing).

Pada saat-saat seperti ini, kamu harus memerhatikan cara menyimpan daging. Dikarenakan daging mentah akan lebih rentan terkontaminasi bakteri.

Salah satu tempat terbaik untuk menyimpan daging, yaitu di kulkas atau freezer. Kamu juga bisa memanfaatkan mesin vacuum sealer untuk mengemas daging sebelum disimpan.

Cara Jitu Untuk Simpan Daging

tips menyimpan daging

Nah, supaya stok dagingmu bisa lebih awet dan tidak bau, intip tips menyimpan daging yang benar berikut ini.

1. Pisahkan daging dan jeroan

Sebaiknya pisahkan daging dan jeroan saat disimpan. Disarankan untuk menyimpan daging dan jeroan di kulkas atau freezer yang berbeda.

Hal ini dilakukan supaya menghindari kontaminasi silang. Karena jeroan cenderung akan lebih cepat rusak daripada daging. 

2. Simpan di dalam wadah yang bersih

Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, gunakan wadah bersih dan dalam kondisi yang baik. Sehingga daging dalam wadah yang tertutup rapat.

Memakai wadah yang benar akan menjaga kehigenisan dan kualitas daging. Penggunaan wadah yang tepat juga akan mencegah cairan daging mentah mengenai bahan makanan lain. 

3. Jangan mencuci daging sebelum disimpan

Kebanyakan orang kerap menyarankan untuk mencuci bahan makanan sebelum disimpan.

Tapi, hal ini tidak berlaku untuk daging. Karena dengan mencuci daging sebelum disimpan dapat meningkatkan kadar air dalam daging.

Selain itu, mencuci daging juga berpotensi menyebabkan daging terpapar mikroba. Jadi, sebaiknya sebelum disimpan daging tidak perlu dicuci terlebih dahulu.

4. Potong daging terlebih dahulu

tips menyimpan daging

Sebaiknya iris daging menjadi beberapa bagian sesuai dengan kebutuhan. Masukkan daging yang telah dipotong ke dalam beberapa wadah yang berbeda.

Dengan begitu, kamu cukup ambil sejumlah wadah yang dibutuhkan untuk satu kali masak. Tujuannya agar kondisi dan kualitas daging lainnya akan tetap terjaga. 

Untuk referensi olahan daging, kamu bisa mencoba cara membuat soto madura daging ayam. Simple dan kuah soto yang segar. Menambah selera makan siangmu.

5. Perhatikan kondisi kulkas atau freezer

Selain wadah, kamu juga perlu memerhatikan kondisi kulkas atau freezer yang akan digunakan untuk menyimpan daging. Pastikan lemari pendinginmu dalam keadaan bersih.

Selain itu, pastikan pula bagian rak atau sudut kulkas tidak kotor. Jika kulkas kotor, maka bakteri dan kuman dapat mengontaminasi daging, sehingga daging akan lebih mudah busuk.

6. Beri label tanggal penyimpanan

Jika kamu menyimpan stok daging yang cukup banyak, alangkah baiknya beri label tanggal penyimpanan pada tiap wadah. Tujuannya sebagai pengingat. Jadi, kamu bisa mengontrol dan memantau waktu kedaluwarsa daging.

Jika kamu mengatur suhu kulkas atau lemari pendingin di bawah 4 derajat Celsius, maka daging dapat tahan lama kurang lebih 4 sampai 5 hari.

Sedangkan, jika suhu freezer di bawah 10 derajat Celcius daging mampu bertahan selama 4 higga 12 bulan. Tergantung kondisi daging yang kamu simpan. 

7. Atur suhu kulkas atau freezer

Untuk menyimpan daging, kamu juga harus memperhatikan suhu freezer atau kulkas yang digunakan.

Agara kualitas daging tetap terjaga dengan baik, atur suhu kulkas yang tepat. Yaitu kisaran suhu di bawah 10 derajat Celsius untuk freezer dan suhu di bawah 4 derajat Celsius untuk kulkas.

8. Hindari memasukkan kembali daging yang sudah tidak beku

Jika daging beku sudah kamu keluarkan dari lemari pendingin dan kondisinya telah mencair, sebaiknya jangan dimasukkan lagi di kulkas.

Hal ini dapat mengakibatkan mikroba muncul semakin banyak dan akan menyebabkan daging lebih mudah busuk. 

9. Transisikan dahulu di bagian chiller

Daging mentah tidak boleh terlalu lama berada di suhu ruang. Sebaiknya daging maksimal berada pada suhu ruang selama dua jam saja.

Karena bakteri dan kuman dapat sangat cepat berkembang pada suhu ruang. Tapi jika belum dimasukkan ke freezer atau kulkas, sebaiknya taruh daging di chiller.

Atur suhu chiller sekitar 4 derajat celcius untuk transisi, sehingga daging tidak mengalami perubahan suhu ekstrim. Perubahan suhu yang mendadak berpotensi merusak kualitas daging.

10. Menyimpan daging tanpa kulkas

Selain menggunakan kulkas atau lemari pendingin, daging juga bisa disimpan tanpa kulkas. Caranya yaitu dengan menjemur atau mengeringkan daging.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah, iris tipis-tipis daging. Lalu baluri daging dengan garam yang sudah dilarutkan.

Selanjutnya jemur daging di bawah sinar matahari langsung sampai kering. Daging pun siap disimpan hingga jangka waktu satu bulan ke depan.

Selain cara tadi, kamu juga bisa menyimpan daging dengan cara menaburi garam dapur pada daging.

Karena garam seperti yang kita ketahui mengandung mineral yang tinggi. Jadi, bisa membuat daging yang kamu simpan lebih awet.

Pertama, potong daging jadi beberapa bagian sesuai selera. Lalu taburi garam pada setiap sisi daging. Setelah ditaburi garam, masukkan ke dalam wadah bersih dan ditutup rapat.

Nah, itu tadi tips menyimpan daging yang bisa kamu coba di rumah. Apalagi pada saat hari raya Idul Adha. Pasti akan banyak sisa atau stok daging.

Kamu bisa menyimak cara menyimpan daging qurban yang benar supaya daging qurbanmu tidak mudah busuk. Semoga tipsnya bermanfaat.