Tips Memilih Cincin Kawin Untuk Pasangan

0
49
cincin kawin

Banyak pasangan masih bimbang ketika menentukan cincin kawin. Bahkan juga sebagian orang yang telah menikah juga sempat pernah sedih dengan cincin yang mereka punyai, karena saat beli kurang menimbang secara baik.

Lantas apa yang perlu jadi perhatian?

Awalnya kita harus pahami dahulu ketidaksamaan di antara cincin kawin dengan cincin tunangan.

Dalam beberapa budaya, khususnya di barat, orang membandingkan cincin tunangan dengan cincin kawin, walaupun di Indonesia biasanya orang cuman adopsi budaya menggunakan cincin kawin saja.

“Jika kita saksikan di beberapa film ada cowok berjongkok dan melamar pacarnya dengan cincin, nach cincin yang diberi itu ialah cincin tunangan,” tutur Creative Director PT Central Mega Kencana (CMK), Bertanya Alissia pada acara Live Instagram Kompas Lifestyle, Sabtu (26/9/2020), berkenaan “Langkah Pilih Cincin Pertunangan dan Pernikahan yang Pas”.

Cincin untuk melamar ini umumnya berbentuk solitaire ring atau cincin bermata tunggal, walaupun opsinya bergantung hasrat. Cincin ini cuman dikenai faksi wanita dan yang memberikan ialah pasangannya.

Baru di saat menikah, ke-2 nya kenakan cincin yang sama. Umumnya cincin kawin ini memiliki bentuk lebih sederhana karena akan digunakan selama-lamanya.

Baik cincin tunangan atau cincin kawin zaman saat ini umumnya menggunakan berlian. Rutinitas ini sedikit berbeda dibandingkan cincin kawin zaman dahulu yang polos.

Nah ada berlian ini membuat penyeleksian cincin nikah berlian harus dilaksanakan lebih cermat. Janganlah sampai kita salah beli barang sebagai lambang cinta kita pada pasangan.

Menurut Bertanya Alissia ada banyak hal yang perlu jadi perhatian saat beli cincin kawin. Apa sajakah?

1. Sempatkan diri

“Karena digunakan selama-lamanya, karena itu seharusnya pilih cincin ini janganlah sampai salah. Karena salah pilih cincin kawin dapat mempunyai potensi mengakibatkan sedih atau berantem karena menyesal,” tutur Bertanya.

Supaya bisa memiih secara tepat, karena itu pasangan seharusnya pelajari atau memperhatikan bermacam cincin kawin yang ada, baik lewat cara online atau langsung ke toko. Makin kerap kita memperhatikan, umumnya opsi akan makin meruncing.

“Sempatkan diri minimal enam bulan saat sebelum pernikahan untuk pilih cincin kawin, supaya sesuai cowok dan ceweknya,” lanjut Bertanya.

Pertimbangkan dana yang ada dan design yang diputuskan supaya tidak mengusik keuangan nanti.

2. Samakan hasrat

Tidak seluruhnya pasangan mempunyai hasrat yang serupa. Bisa saja faksi pria senang cincin yang berkesan maskulin, sedang faksi wanita ingin yang feminin.

Karena cincin kawin seharusnya cocok, karena itu sedapat mungkin hasrat ke-2 nya tercukupi pada sebuah design. Karena itu, satu kali lagi perlu untuk coba dan menyaksikan dari beberapa pilihan yang ada.

3. Samakan dengan rutinitas atau karier

Karena cincin kawin akan digunakan tiap hari, karena itu pasangan harus juga mencocokkannya dengan rutinitas setiap hari.

“Misalkan mereka yang menyukai olahraga berlebihan, karena itu seharusnya tentukan cincin yang bentuknya sederhana dan berliannya ditanamkan, alias tidak mencolok supaya lebih aman serta nyaman,” terang Bertanya.

4. Beli ke lokasi yang dapat dipercaya

Saat beli cincin kawin, kita seharusnya pilih toko yang tepat. Yang diartikan pas ialah toko yang paling dipercaya, gampang dicapai, dan mempersiapkan after sale servis yang bagus.

“Ini perlu supaya saat terjadi suatu hal, cincin dapat di-service atau diperbarui dengan gampang,” kata Bertanya.

Menurut dia, beberapa toko di bawah PT Central Mega Kencana (CMK), yaitu Frank dan Co, Mondial, Miss Mondial, dan The Palace sediakan service servis untuk cincin kawin. Beberapa toko ini gampang dicapai karena ada di beberapa posisi.

Pilih berlian

Contoh cincin tunangan Selain pilih design cincin, hal yang penting jadi perhatian ialah masalah berlian, jika kita pilih cincin kawin dengan berlian.

Disebutkan Bertanya, hal yang perlu jadi perhatian saat beli berlian ialah 4C, yakni Cut, Colour, Clarity, dan Carat.

Cut

Cut ialah bagaimana berlian itu dipotong. Pemangkasan jadi penting karena akan karena memengaruhi kilau yang ada.

Potongan berlian akan tentukan bagaimana batu itu memantulkan sinar hingga hasilkan kegemerlapan tertentu.

Berlian yang dipotong secara tepat akan hasilkan refleksi sinar yang berkilau walau warna atau kejernihannya tidak demikian bagus.

Kebalikannya, berlian tidak terlampau bercahaya bila potongannya jelek, walaupun kejernihan dan berwarna bagus.

Karenanya, kita seharusnya memercayakan pemangkasan pada pakarnya, atau pilih berlian dengan potongan yang tepat.

Gemological Institute of America tentukan jenjang kualitas pemangkasan berlian dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah sebagai Excellent, Very Good, Good, Fair, dan Poor.

Colour

Sedang Colour atau warna umumnya jadi alasan karena berlian pada cincin kawin secara tradisionil biasanya memiliki warna jernih.

Berlian sendiri berawal dari karbon yang alami proses pemampatan hingga mengeras. Hasil proses itu munculkan batu sangat keras warna bening.

Tetapi sering ada beberapa zat yang lain turut pada proses hingga munculkan warna, seperti nitrogen yang mengakibatkan warna kekuningan, atau kristal yang lain membuat kecoklat-coklatan.

Akhirnya berlian jernih tanpa tapak jejak warna lain dikelompokkan sebagai berlian yang sangat jarang, dan harga juga jadi mahal.

Gemological Institute of America (GIA) membagikan rasio warna berlian itu dari D sampai Z. Tingkat warna berlian paling tinggi dengan tapak jejak warna sedikitnya dikelompokkan dalam rasio D, sedang tingkat warna berlian paling rendah dengan tapak jejak warna yang banyak alias ialah Z.

Untuk ketahui berapa banyak tapak jejak berwarna, kita harus menyaksikannya memakai alat khusus seperti teropong berlian yang dapat membesarkan ukuran, dibanding dengan warna standard.

Jika dengan mata telanjang saja kita bisa menyaksikan tapak jejak warna yang membuat terlihat tidak bersih, karena itu berlian itu biasanya tidak dipandang terlampau tinggi.

Bagaimana jika berwarna melewati rasio Z? Tidakkah berlian warna seperti Hope Diamond yang populer itu malah bernilai mahal?

Untuk kelompok itu GIA memasukkan dalam barisan Fancy Colour Diamond dan diukur dengan patokan yang lain.

Clarity

C yang ke-tiga ialah Clarity atau kejernihan.

Seperti umumnya batu mulia, berlian tidak lepas dari cacat atau bintik yang lain memengaruhi tingkat kejernihannya. Cacat ini dapat berbentuk titik, guratan, atau wujud seperti gelembung air.

Yang penting jadi perhatian ialah ukuran cacat itu, apa kecil atau besar. Cacat yang besar membuat berlian menyusut harga. Lantas berapa banyak cacat yang diketemukan, karena semakin banyak, harga juga semakin turun.

Disamping itu, di mana letak cacat itu, karena cacat pada bagian yang kelihatan membuat jadi turun grade-nya.

Standard dari GIA menggolongkan kejernihan dalam beberapa tingkat. Yang paling tinggi ialah FL (Flawless), alias tidak ada cacat, lalu IF (Internally Flawless), tidak ada cacat dalam tetapi mempunyai sisa pertanda di luar berlian yang cuman dapat disaksikan dengan alat khusus.

Jenjang di bawahnya ialah VVS (Very Very Slightly Included), yakni cacat di bagian dalam berlian yang cuman bisa disaksikan memakai teropong berlian.

Seterusnya VS (Very Slighty Included), cacat di bagian dalam berlian yang tidak terlihat dengan memakai mata telanjang, tetapi gampang kelihatan bila memakai teropong berlian.

Adapun tingkat paling rendah ialah I (Included), cacat pada berlian benar-benar gampang disaksikan dengan memakai kaca pembesar atau cacatdalam jumlah banyak hingga kelihatan mata telanjang.

Carat

Berlian dan batu permata yang lain diukur berdasarkan berat bukan volume. Karat sebagai pengukuran berlian ialah massa unit yang sama dengan 0,2 gr (200 mg).

Ukuran karat ini berlainan sama ukuran pada emas, yang memakai karat sebagai petunjuk kemurniannya. Misalkan, 24 karat ialah emas murni, sedang 18K ialah 18 sisi emas dan 6 sisi logam kombinasi lain.

Makin besar berlian, maknanya makin tinggi karatnya, semakin mahal juga harga. Pasti ini harus juga disaksikan dari patokan lain, seperti clarity dan colournya.

Berlian-berlian besar biasanya dapat dipakai sebagai perhiasan yang solitaire, atau jadi batu khusus dengan berlian yang lain lebih kecil sebagai hiasannya.

Nach, apa masih bimbang? Bila kamu dan pasangan masih sangsi pilih cincin kawin, karena itu kamu dapat konsultasi dengan konselor yang berada di beberapa toko di bawah PT Central Mega Kencana.

Beberapa konselor yang telah eksper itu akan menolongmu tentukan cincin kawin yang tepat.

“Disamping itu, CMK group tidak jual cincin kawin sisa . Maka konsumen akan dibuatkan baru sama sesuai ukuran jemari dan digrafir nama pasangan, hingga pemakai cincin ini hanya pasangan itu,” tutur Bertanya.

Bagaimana jika cincin yang dicintai berasa kemahalan?

Menurut Bertanya, mahal itu relatif karena kita harus menyaksikan kualitas materi dan penyelesaiannya. Apalagi, cinta kan tak pernah kemahalan?