Cara Membuat Media Tanam Dari Sabut Kelapa

0
24

Hai kawan kawan apa kalian semua ? kali ini kita akan membahas tentang cara membuat media tanam dari sabut kelapa . Kita tahu kalau indonesia adalah negara yang kaya dengan pohon kelapa nya dan tidak sedikit petani pohon kelapa yang membuang kelapa begitu saja dan itu sangat disayangkan . Karena kelapa sangat berharga untuk para pencinta tanaman , karena dapat di jadikan media tanam dari kelapa.

sabut kelapa

Untuk menghasilkan cocopeat yang bagaimana bentuk yang sudah dibuat berbentuk butiran-butiran gabus. Yang diambil untuk pembuatan ini adalah kulit ari buah kelapa, anda bisa membuat dengan jumlah banyak jika bahan yang tersedia di daerah anda melimpah. Biasanya yang banyak ini dijadikan olahan cocopeat sebagai media tanam adalah petani hidroponik yang menekan pengeluaran untuk budidaya tanaman.

Cocopeat atau bisa juga disebut kelapa atau sabut kelapa merupakan salah satu media tanam alternatif yang dapat digunakan untuk budidaya berbagai jenis tanaman khususnya hidroponik. Bahan utama media tanam ini terbuat dari sabut atau batok yang diolah atau dihaluskan, sehingga menjadi butiran seperti serbuk gergaji. Cocopeat sangat baik sebagai media tanam karena seimbang dalam menjaga kelembaban, artinya tanaman tidak mudah layu karena air sudah lama tersimpan di dalam cocopeat.

Selain itu cocopeat juga dapat menetralkan kadar pH dan menyimpan unsur hara yang diberikan oleh pemilik tanaman. Oleh karena itu, media tanam ini sangat bagus untuk Anda yang mengoleksi tanaman di rumah. Umumnya cocopeat bisa didapatkan atau dibeli hampir di setiap toko tanaman, namun sebenarnya Anda bisa membuatnya sendiri karena mudah, sekaligus lebih hemat.

Item untuk disiapkan

sabut kelapa

air

pisau

blender

filter

Air cucian beras MOL dan urine kelinci

1. Sabut kelapa basah

Setelah mendapatkan nya, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiram sabut kelapa tersebut. Gunakan kelapa sesuai kebutuhan. Basahi sabut kelapa agar tidak terlalu keras saat dirajang. Setelah dibasahi, kelapa siap dipotong kecil-kecil.

2. Menjemur sabut kelapa di bawah sinar matahari

Setelah dipotong kecil-kecil, keringkan sabut kelapa potonga agar lebih mudah dihaluskan selama beberapa jam. Setelah dikeringkan dan dikeringkan, kelapa bisa dihaluskan.

3. Halus

Untuk menghaluskan kelapa bisa dilakukan secara manual dengan menumbuk atau menggunakan blender hingga halus.

4. Saring kelapa

Ayak atau saring kelapa yang sudah dihaluskan agar lebih halus. Setelah selesai, masukkan ke dalam wadah atau toples bekas. Sisa saringan atau kelapa yang masih kasar bisa dihaluskan kembali dengan blender atau dibuatkan MOL kelapa. banyak mengandung unsur K yaitu kalium yang dapat membantu proses pembuahan. Cocopeat ini dapat digunakan untuk penyemaian beberapa jenis tanaman sayur dan buah.

5. Campur sabut kelapa dengan MOL

kelapa halus atau cocopeat, rendam dalam air campuran MOL selama 1 hari. Tahi lalat yang digunakan merupakan campuran 1 liter air ditambah dengan 50 cc urine kelinci dan 100 cc air cucian beras.

Aduk agar semuanya tercampur rata, kemudian tutupi dan simpan di tempat teduh selama 1 hari.

Cara perendaman ini bertujuan agar unsur hara pada media tanam lebih lengkap, dan tentunya hasil pembibitan lebih baik.

6. Saring lagi. Setelah 24 jam, saring cocopeat untuk mengurangi air perendaman, tidak perlu terlalu rapat karena kelapa ini digunakan sebagai media penyemaian. Anda bisa menggunakan kelapa atau cocopeat yang telah dikeringkan untuk media tanam atau penyemaian.

Nah mungkin segitu yang dapat saya jelaskan . Sebenarnya masih banyak cara agar limbah ini bisa berkurang teteapi tinggal kita yang mau berkreasi . Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel selanjutnya .