Masjid Tertua di Indonesia Dengan Segala Keunikannya

0
67

Ulasan kali ini adalah tentang beberapa masjid tertua di Indonesia dengan berbagai keuinikannya. Kita tahu Indonesia adalah negara dengan penganut muslim yang sangat besar, banyak bangunan kuno yang indah dan unik salah satunya adalah masjid. Sumber artikel ini kita ambil dari jam masjid digital sebagai referensi.

Agama Islam diperkirakan mulai masuk ke Nusantara dekat abad ke- 11. Sejak disaat itu, Islam terus berkembang hingga jadi agama paling banyak di Indonesia.

Perkembangan Islam di Tanah Air dibuktikan dengan berdirinya banyak masjid di berbagai daerah.

Berikut 10 masjid tertua di Indonesia.

MASJID SAKA TUNGGAL, BANYUMAS JAWA TENGAH( 1288)

Masjid Saka Tunggal berlokasi di Jawa Tengah, tepatnya di Desa Cikakak kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Tiang Utama( Saka Guru) masjid ini mencatat tentang tahun berdirinya, yakni pada 1288. Sebetulnya uraian lengkap tentang berdirinya masjid ini tertulis dalam buku- novel yang dibuat oleh Kyai Mustolih yang pula pendiri masjid. Namun sayang novel ini sudah sirna entah ke mana. Masjid ini diucap Saka Tunggal karena dini mulanya tiang yang digunakan buat membangun masjid ini memanglah hanya satu. Pilar tunggal ini kabarnya melambangkan jika hanya ada satu Tuhan yakni Allah SWT.

MASJID WAPAUWE, MALUKU TENGAH( 1414)

Masjid Wapauwe ini ialah masjid tertua di Maluku dan yakni kenyataan sejarah Islam di Maluku pada masa dahulu sekali. Yang tidak kalah unik dan mempunyai dari masjid yang terletak di Kaitetu, Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah ini ialah adanya Mushaf Alquran yang pula kabarnya tercantum tertua di Indonesia. Alquran yang dimaksud ialah Mushaf Imam Muhammad Arikulapessy yang berakhir ditulis tangan pada 1550 tanpa hiasan pinggir, dan Mushaf Nur Cahya yang berakhir ditulis pada 1590 dan pula tidak diberi hiasan pinggir.

MASJID Menara KUDUS, JAWA TENGAH( 1549)

Masjid Menara Kudus pula sering diucap dengan Masjid Angkatan laut( Angkatan laut(AL)) Aqsa maupun Masjid Angkatan laut( Angkatan laut(AL)) Manar. Masjid ini dibangun pada 1459 oleh Sunan Kudus dengan mengenakan Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu dini. Masjid ini ialah perpaduan antara gaya Islam dan Hindu. Mengenai ini terlihat dari bentuk menaranya yang unik semacam bangunan candi.

MASJID AMPEL, SURABAYA JAWA TIMUR( 1421)

Masjid Ampel terletak di Kelurahan Surabaya, Jawa Timur. Masjid yang berukuran 120×180 meter persegi ini didirikan oleh Sunan Ampel pada 1421. Sunan Ampel yang meninggal tahun 1481 dimakamkan di sebelah barat masjid ini. Di Surabaya, bangunan ini sudah jadi salah satu objek wisata religi. Masjid dan makam Sunan Ampel yakni salah satu bangunan tua dan mempunyai di wilayah Surabaya. 16 tiang utama Masjid Ampel yang terbuat dari kayu jati tersebut masih tetap kokoh berdiri dari sejak dini kali berdirinya. Hingga dikala ini ini, Masjid Ampel sudah hadapi 3 kali perluasan yakni tahun 1926, 1954, dan 1972.

MASJID AGUNG DEMAK, JAWA TENGAH( 1474)

Masjid Agung Demak terletak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercaya sebagai tempat berkumpulnya Walisongo maupun ulama yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Masjid Demak didirikan oleh Raden Patah, raja dini Kesultanan Demak pada 1474. Tidak cuma masjid, di dalam posisi area Masjid pula terdapat sebagian makam raja- raja Kesultanan Demak dan Museum Masjid Agung Demak.

MASJID TUA PALOPO, SULAWESI SELATAN( 1604)

Masjid Tua Palopo ialah masjid peninggalaan Kerajaan Luwu di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Masjid ini didirikan pada tahun 1604 oleh Datu Payung Luwu XVI Pati Pasaung Toampanangi Sultan Abdullah Matinroe yang yakni Raja Luwu. Pada masa dini pemerintahan Sultan Abdullah, ia memindahkan Ibu kota Kerajaan Luwu dari Patimang ke Ware Palopo atas pertimbangan teknis strategis pemerintahan dan pengembangan ajaran Islam. Biar bisa mendukung penyebaran Islam, sampai didirikanlah masjid ini di tengah Kota Palopo yang terletak tidak jauh dari istana.

MASJID SULTAN SURIANSYAH, BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN( 1526)

Masjid Sultan Suriansyah maupun diucap pula dengan Masjid Kuin terletak di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masjid tertua di wilayah Kalimantan Selatan ini didirikan oleh Sultan Suriansyah pada 1526. Ia ialah Raja Banjar dini yang memeluk agama Islam. Masjid ini dibangun dengan gaya tradisional Banjar dengan atap tumpang tindih.

MASJID AGUNG, BANTEN( 1552)

Masjid Agung Banten dibangun dini kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin antara 1552- 1570. Pendiri masjid ini ialah sultan dini dari Kesultanan Banten dan yakni putra dini dari Sunan Gunung Jati. Yang unik dari masjid ini ialah bentuk atap bangunannya yang tumpuk 5 mirip dengan pagoda Tiongkok yang dibuat oleh arsitek Tiongkok Tjek Ban Tjut. Masjid Banten terkenal hendak bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk bangunan mercusuar setinggi 24 meter.

MASJID MANTINGAN, JEPARA JAWA TENGAH( 1559)

Masjid Mantingan terletak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Kesultanan Demak dan yakni salah satu pusat aktivitas penyebaran agama Islam di pesisir utara Pulau Jawa. Makam ini di areal masjid tetap ramai dikunjungi sangat utama masing- masing bersamaan pada 17 Rabiul‘ Dini, satu hari dikala saat sebelum peringatan Hari Jadi Jepara.

MASJID AL- HILAL KATANGA, SULAWESI SELATAN( 1603)

Masjid Al- Hilal ialah salah satu masjid tertua di Sulawesi Selatan. Masjid ini pula diucap dengan masjid Katangka karena bahan baku dasar pembuatan masjid ini diyakini diambil dari tanaman Katangka. Masjid ini sebelumnya ialah masjid Kerajaan Gowa dan terletak di sebelah utara area makam Sultan Hasanuddin. Makam ini diyakini sebelumnya ialah tempat berdirinya istana Tamalate, istana raja Gowa disaat itu.