Intip Pembuatan Kerupuk Jamur Tiram Yuk!

0
22
cara membuat kerupuk jamur tiram

Halo teman – teman! seperti yang ada pada judul, saya akan membagikan tips bagaimana cara membuat kerupuk jamur tiram yang enak dan juga mudah. Ada beberapa tips tips yang lain juga yang semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi anda.

Keripik jamur tiram yang sudah beredar dimana mana dan juga mudah untuk menjumpainya.

Mulai dari pinggir jalan sampai restoran restoran banyak yang menyediakan keripik ini, keripik jamur ini sebenarnya bermacam macam tidak hanya jamur tiram saja. Apabila anda penasaran dengan resep keripik jamur bacalah artikel cara membuat keripik jamur.

Artikel tersebut juga menjelaskan jamur apa saja yang aman untuk dikonsumsi oleh manusia. Dikarenakan keripik jamur banyak penggemarnya hal tersebut menyebabkan peluang usahanya juga tinggi, tetapi saingannya juga banyak.

Jadi untuk menghindari saingan yang terlalu banyak saya merekomendasikan anda untuk berwirausaha yang unik dan masih jarang yang menjualnya, contohnya kerupuk jamur tiram ini sendiri.

Untuk modal usahanyapun tidak memerlukan banyak uang, anda hanya membutuhkan satu alat yaitu hand sealer. Apa itu hand sealer? Hand sealer merupakan alat perekat plastik yang dapat digunakan untuk pengemasan kerupuk agar dapat bertahan lama.

Lalu dimana bisa mendapatkan mesin tersebut? Anda bisa mengunjungi website rumahmesin.com. Pada website tersebut tersedia berbagai macam mesin yang berkualitas serta harga yang aman di kantong anda.

Nah sebelum kita ke resep cara membuat kerupuk jamur tiram alangkah baiknya anda mengetahui bagaimana cara memilih jamur yang baik dan apa saja manfaat dari jamur tiram.

Cara Untuk Memilih Jamur Yang Baik dan Juga Manfaat Jamur Tiram

Jangan sampai anda memilih jamur yang salah dan kualitasnya tidak terjamin. Apabila anda memilih jamur yang salah itu akan menimbulkan hal yang tidak baik atau bahkan berbahaya bagi kesehatan tubuh anda.

Cara Memilih Jamur yang Baik

Jamur merupakan sejenis tumbuhan non klorofil yang biasa dimanfaatkan oleh manusia sebagai komposisi atau bahan makanan dalam pembuatan berbagai macam janis makanan.

Anda pastinya tentu sudah tidak asing lagi dengan jenis tumbuhan yang satu ini sebab berbagai jenisnya sudah cukup menyebar di berbagai penjuru dunia dan juga sangat mudah ditemukan di pasar maupun swalayan yang lainnya. Jamur memiliki jenis atau macam yang sangat beragam dan hal ini tentu saja dapat mempengaruhi karakteristik tampilannya yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Tetapi, apakah anda sudah mengetahui bagaimana tips atau cara dalam memilih jamur yang sehat dan juga aman untuk dikonsumsi bagi tubuh? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut.

Pastikan payungnya masih menempel sempurna

Untuk jenis jamur yang memiliki payung seperti jamur kancing, anda dapat memastikan kalau jamur tersebut dalam keadaan yang masih segar dengan cara melihat apakah payung dari jamur masih menempel pada bagian batangnya ataukah sudah terlepas. Jika masih menempel, berarti jamur tersebut masih dalam kondisi yang baik.

Payung jamur yang ukurannya sama besar dengan ukuran batang juga menjadi indikasi bahwa jamur tersebut memiliki kualitas yang baik.

Memiliki warna yang bersih

Warna dalam pemilihan jamur juga bisa menjadi salah satu indikasi dari kesegaran dari jamur tersebut. Pastikan anda untuk memilih jamur yang mempunyai warna yang bersih tanpa ada noda yang cukup berarti.

Jangan juga untuk memilih jamur yang mempunyai noda seperti bercak cokelat karena hal tersebut dapat menjadi salah satu indikasi bahwa jamur tersebut telah rusak dan juga sudah tidak lagi segar.

Cium aromanya

Jamur yang masih segar mempunyai aroma yang khas dan juga sedap ketika di cium. Berbeda lagi dengan jamur yang mempunyai tingkat kesegaran yang kurang baik atau sudah tidak segar lagi, hal tersebut ditandai dengan aroma jamur yang tidak sedap atau bahkan memiliki bau yang busuk. Aroma jamur yang tidak sedap seperti ini menjadi salah satu indikasi kalau jamur tersebut sudah tidak segar lagi dan juga tidak aman untuk anda konsumsi.

Jangan memilih jamur yang telah terkena air

Jamur memang sudah terkenal menjadi tumbuhan untuk bahan makanan yang tidak boleh untuk terkena air, karena hal ini akan dapat mempengaruhi kualitas di dalam jamur tersebut. Oleh karena itu, hindari untuk membeli jamur yang memiliki bulir-bulir air pada permukaannya karena haal tersebut akan mempengaruhi kualitas dari jamur itu sendiri.

Belilah jamur yang masih dalam keadaan segar dengan memiliki permukaan yang juga kering dan tidak basah.

Perhatikan kelembapan jamur

Kelembapan yang berasal dari jamur juga adalah aspek utama yang dapat mempengaruhi kualitas didalamnya. Anda jangan memilih jamur yang memiliki lendir, lembab, apalagi yang basah karena sudah tentu kualitasn dari jamur juga akan menurun. Pilihlah jamur yang masih segar dan juga kering karena menjadi salah satu indikasi kalau jamur tersebut masih dalam kualitas yang baik untuk dapat konsumsi.

Setelah anda mengetahui bagaimana cara memilih jamur dengan baik semoga bisa membantu anda dalam memilih jamur saat membelinya lagi. Selanjutnya yaitu manfaat dari jamur tiram, yuk simak!

Manfaat Jamur Tiram

Jamur yang anda lihat dijual di pasaran tersedia dalam berbagai macam jenis, bentuk, dan juga ukuran yang bermacam macam dan berbeda-beda. Barangkali anda pernah sesekali atau bahkan sering, sulit untuk membedakan jenis jamur sehingga sering tertukar ketika menyebut nama dari jamur tersebut.

Dari sekian banyak macam dan juga jenis jamur yang ada, jamur tiram merupakan salah satu yang sering dimakan atau di konsumsi oleh masyarakat Indonesia berkat memiliki yang enak dan juga proses pengolahannya yang bisa terbilang mudah. Jenis Jamur yang terkenal dengan ciri utamanya yang menyerupai bentuk dari kipas dan juga memiliki warna yang putih ini, dapat anda olah menjadi berbagai macam jenis sajian sesuai selera dengan Anda.

Selain dengan digoreng dengan menggunakan tepung, jamur tiram ini juga bisa loh ditumis atau dimasak menjadi sup bersamaan dengan sayur-sayuran yang lain. Bahkan, ada beberapa orang juga yang gemar atau suka mengolahnya menjadi pepes jamur.

Alangkah baiknya anda jangan hanya sekedar tahu rasanya yang lezat saja ya. Sudahkah Anda mengetahui dan juga memahami sepenuhnya apa saja nutrisi yang terkandung di dalam jamur yang satu ini?

Jamur tiram yang mempunyai berat 100 gram (gr) bisa menyumbang sebesar

  • 30 kalori energi,
  • 1,9 gr protein,
  • 0,1 gr lemak,
  • 5,5 gr karbohidrat,
  • 3,6 gr serat.

Tidak berhenti sampai di situ saja, Anda juga akan mendapatkan berbagai macam asupan vitamin dan juga mineral ketika mengonsumsi jamur tiram ini. Mulai dari

  • kalsium, 
  • vitamin B,
  • fosfor,
  • vitamin D,
  • natrium,
  • kalium,
  • zat besi,
  • tembaga, dan
  • seng.

Tidak heran apabila jamur tiram ini termasuk dalam sumber makanan sehat yang harus untuk Anda pertimbangkan untuk di konsumsi secara rutih.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Sebuah penelitian yang ada di dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine menunjukkan kalau jamur tiram berpotensi untuk meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh. Bahan aktif yang terkandung dalam jamur tiram ini dapat merangsang makrofrag untuk bekerja secara lebih aktif.

Makrofag merupakan salah satu bagian dari sel darah putih yang bertugas atau bekerja untuk melawan berbagai virus, bakteri, dan juga mikroorganisme yang lain.

Menurunkan kolesterol

Sebuah studi yang dipublikasikan pada Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology menemukan kalau jamur tiram ini bisa berguna untuk membantu mengurangi jumlah kolesterol total yang ada dalam darah.

Penemuan ini juga didukung oleh penelitian lainnya yang menemukan bahwa dengan mengonsumsi jamur tiram secara rutin selama 24 hari bisa menurunkan kolesterol dari penderita penyakit diabetes tanpa memberikan efek samping pada hati serta ginjal anda.

Manfaat atau kegunaan jamur tiram ini berasal dari kandungan lovastatin yang dapat membantu mengatur sirkulasi kadar kolesterol dalam darah anda. Tak hanya itu, kandungan beta-glucan, yaitu salah satu bentuk serat larut air yang ditemukan tinggi pada jamur tiram juga dapat memengaruhi kadar kolesterol yang terdapat pada tubuh anda. Beta-glucan berguna untuk menyerap kolesterol di aliran darah anda.

Selain kolesterol dalam darah, dalam penelitian itu juga menunjukan kalau manfaat jamur tiramyang lain yaitu bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan juga gula darah pada seseorang yang mengalami penyakit diabetes.

Membantu mencegah kanker

Sebuah penelitian yang diterbitan oleh International Journal of Oncology tahun 2008, menunjukan kalau suplemen ekstrak jamur tiram yang satu ini bisa untuk menekan pertumbuhan sel kanker payudara dan juga sel pada kanker usus besar. Suplemen yang sama juga bisa untuk membantu pencegahan penyebaran sel kanker ke bagian tubuh yang lain.

Kandungan betaglukan dan juga glikoprotein yang terdapat pada jamur tiram ini bisa meningkatkan respons antikanker dalam tubuh secara alami.

Komposisi jamur tiram ini akan bisa memberikan peringatan dini kepada Natural Killer (NK) cell, yaitu sel pembunuh alami yang bisa untuk membunuh sel kanker pada tubuh. Untuk lebih waspada lagi dengan adanya pertumbuhan sel kanker, dan juga sel T yang dapat membantu melawan infeksi yang terjadi dalam tubuh anda.

Sumber vitamin B3

Jamur tiram merupakan sumber vitamin B3 yang sangatlah baik untuk tubuh dan juga mudah ditemukan didalam berbagai macam jenis makanan. Vitamin yang memiliki nama lain yaitu niacin ini, memegang peranan yang penting dalam membantu proses pertumbuhan, perkembangan, dan juga kerja dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. 

Vitamin B3 ini juga bertugas untuk membantu memecah kandungan karbohidrat, lemak, serta protein yang berasal dari makanan anda supaya dapat digunakan menjadi sebuah energi. Tidak hanya itu, niacin juga memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan jantung anda serta bisa untuk menurunkan kolesterol jahat di dalam tubuh.

Saat kandungan ini masuk ke dalam tubuh, vitamin B3 akan diubah menjadi nikotinamida adenin dinukleotida atau NAD dan juga nikotinamida adenin dinukleotida fosfat atau NADP. Kedua senyawa tersebut termasuk dalam kategori antioksidan, sehingga dapat membantu anda dalam menjaga kesehatan tubuh.

Kaya antioksidan

Manfaat jamur tiram yang selanjutnya yaitu menjadi sumber antioksidan bagi tubuh anda. Antioksidan merupakan senyawa yang bertugas untuk membantu melawan berbagai macam efek buruk yang bisa ditimbulkan oleh radikal bebas dalam tubuh. Sebenarnya, pada tubuh setiap manusia dapat menghasilkan antioksidannya sendiri. 

Hanya saja, jumlah yang bisa dihasilkan oleh tubuh seseorang ini tidak terlalu banyak jadi Anda masih membutuhkan asupan yang mengandung antioksidan dari makanan setiap harinya. Menariknya yaitu jamur tiram ini merupakan salah satu dari banyak sumber makanan yang mengandung tinggi ergothioneine, yaitu zat antioksidan yang dapat membantu untuk mencegah terjadinya peradangan pada tubuh.

Penelitian yang dibagikan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2010 menyatakan kalau kandungan ergothioneine bermanfaat untuk mencegah terjadinya pembentukan plak pada pembuluh darah anda yang dapat memicu munculnya penyakit jantung dan juga aterosklerosis.

Lebih dari itu saja, antioksidan juga berguna dalam menghambat penyebaran dari sel-sel kanker yang salah satunya yaitu juga disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.

Meningkatkan Kolagen

Manfaat jamur tiram yang lainnya adalah sebagai sumber mineral tembaga yang sangat bagus untuk tubuh anda. Tembaga itu sendiri berfungsi bisa melancarkan sirkulasi darah dengan cara meningkatkan pertumbuhan sel dalam darah merah.

Fungsi dari sistem saraf pun akan jauh lebih optimal karena kandungan tembaga yang ada di dalam jamur tiram ini. Di sisi yang lain, tembaga juga memiliki kegunaan untuk bisa memperkuat jaringan ikat dengan cara membantu dalam meningkatkan produksi kolagen pada tubuh anda.

Setelah mengetahui berbagai manfaat dari jamur tiram ini anda masih yakin untuk tidak mengonsumsinya? Nyesel loh kalau tidak rutin memakan jamur ini.

Untuk mencegah rasa bosan dalam mengonsumsi jamur tiram ini anda bisa mengolahnya menjadi berbagai jenis masakan. Nah sekarang kita cuss ke resep cara membuat kerupuk jamur tiram yuk!

Cara Membuat Kerupuk Jamur Tiram

Sebelumnya sudah pernah mendengar belum kerupuk jamur tiram? Kebanyakan dari anda pasti hanya serih mendengar keripik jemur tiram nih. Kerupuk jamur tiram ini sendiri merupakan kerupuk yang memiliki bahan dasar jamur tiram.

Cara membuat kerupuk jamur tiram juga hampir mirip seperti kerupuk biasa yang lainnya. Kerupuk ini memiliki rasa yang gurih dan juga enak tampa menggunakan msg. Msg sendiri apabila di konsumsi secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh anda.

Bahan – Bahan:

  • 500 Grm Jamur Tiram, Cuci
  • 500 Grm Tapioka / Rose Brand
  • 100 Ml Air Es
  • 2 Telur Ukuran Besar
  • 3 Batang Daun Bawang Ukuran Sedang, dan Cuci
  • Secukupnya Kaldu Jamur / Totole
  • Secukupnya Garam Halus
  • 15 Siung Bawang Putih, Kupas dan Cuci

Cara Pembuatan:

  1. Kukus jamur tiram kurang lebih selama 7 Menit, Setelah jamur dikukus, angkat dan bilas dengan menggunakan air matang. Sedikit peras lalu tiriskan.
  2. Haluskan daun bawang dengan cara mengirisnya menjadi kecil kecil lalu haluskan bawang putih anda bisa memakai blender. Tetapi kalau saya diulek biasa.
  3. Haluskan Jamur Tiram, Jika anda ingin kerupuk nantinya bertekstur bisa menghaluskannya dengan ulekan. Bisa juga memakai blender, untuk teksturnya sesuaikan dengan selera anda.
  4. Campur semua bahan tadi, lalu aduk sampai adonan benar benar rata. Gunakan spatula untuk mengaduknya, karena jika menggunakan tangan nantinya akan banyak adonan yang menempel.
  5. Lalu bentuk adonan menjadi lonjong, seperti saat anda membuat pempek lemper bisa juga sesuai dengan keinginan anda.
  6. Setelah adonan dibentuk, Rebus adonan tersebut kedalam air yang sudah mendidih. Saya menyarankan untuk mereusnya dua kali agar muat di panci. Berikan sedikit minyak goreng pada air yang di gunakan untuk merebus. Rebus sampai adonan matang tandanya yaitu adonan menjadi mengapung, setelah adonan matang lalu tiriskan.
  7. Simpan adonan di dalam kulkas atau lemari es, Kurang lebih semalaman atau 12 jam. Agar adonan berubah menjadi mengeras
  8. Setelah di simpan dampai mengeras, iris adonan menjadi tipis,anda bisa menggunakan pisau yang tajam atau parutan keripik untuk memotongnya
  9. Jemur sampai adonan benar benar kering, karena saya membuatnya pada saat kemarau, Jadi waktu penjemuran yaitu dua hari.
  10. Anda bisa menggoreng kerupuk jamur tiram saat sudah benar benar kering. Pada wajan yang berisi minyak goreng yang benar benar panas tetapi nyala api sedang. Jika sudah matang, angkat dan tiriskan gunakanlah tissue makan agar minyak yang menempel pada kerupuk jamur ini bisa berkurang banyak.
  11. Anda bisa menyimpannya pada wadah yang kedap udara seperti toples.

Sekian cara memilih jamur tiram, manfaat dan juga cara pembuatan kerupuknya.

Gampang banget kan cara pembuatan kerupuk jamur tiram ini, jangan lupa buat di rumah ya! Semoga bisa bermanfaat dan membantu anda. Terima kasih.